Is Forex Trading Allowed in Islam?

Are shrimps halal in Islam? Is forex halal or haram. Instead, it looks to collate viewpoints and present them in an easy-to-digest format. In fact, one could extrapolate that it was natural and accepted for a deal to made between two different parties. Ia pelaburan bukan kita trade sendiri forex dari rumah.

Forex Trading - Halal or Haram Fatwa Usury is of course completely prohibited in Islam, and is defined very widely. This implies that any kind of deal or contract which involves an element of interest (riba) is not permissible according to Islamic law.

Islamic Trading Accounts

Ada yang menganggap bahwa transaksi Trading Forex Online jual beli mata uang asing secara online itu dilakukan tidak secara tunai. Dan itu yang menjadi dasar diharamkannya trading Forex. Ada juga yang menganggap bahwa yang diperjual belikan dalam Trading Forex itu barangnya tidak diserahterimakan secara fisik, namun hanya berupa angka-angka digital saja. Dari beberapa diskusi yang saya pantau di berbagai forum maupun blog, berikut garis besar penjelasan dari mereka yang berpandangan bahwa trading forex itu halal.

Trading Forex itu bukan sekedar tebak-tebakan atau untung-untungan. Namun perlu analisa mendalam baik secara Teknikal maupun Fundamental. Jika anda hanya mengandalkan tebak-tebakan tanpa mempelajari ilmunya secara mendalam, baru bisa dikatakan anda hanya main spekulasi dan itu bisa jadi Haram. Forex Trading itu murni memperdagangkan mata uang asing. Keuntungan diperoleh dari selisih harga beli dan harga jual.

Beda halnya dengan meminjamkan uang kepada seseorang, dan sebagai imbalannya anda berharap ada pengembalian lebih. Meskipun kita tidak memegangnya secara langsung secara fisik , namun dalam trading forex online, uang kita akan masuk ke dalam saldo akun kita dan sepenuhnya menjadi milik kita. Seperti halnya saat melakukan transfer uang, kita tidak mendapatkan uang secara fisik tho, namun hanya berupa angka di rekening kita. Dan itu sah-sah aja kan?

Banyak yang mempermasalahkan hal ini. Katanya transaksi dalam Trading Forex online itu tidak tunai dan dianggap Haram. Mereka menganggap bahwa kita mendapatkan asset kembali saat posisi trade ditutup, jadi ada jeda di sana antara posisi open trade dan close trade, dan ini dianggapnya tidak tunai dan menyebabkan Haram.

Aktualnya, saat kita klik opsi Buy misalnya , artinya kita membeli asset dengan saldo kita sesuai harga SPOT saat itu. Ketika grafik berjalan, artinya asset itu memiliki perubahan nilai bisa lebih rendah atau lebih tinggi , dan kita bebas untuk tetap menyimpannya atau menjualnya kembali.

Jika dirasa harganya sudah cukup tinggi, kita bisa menjualnya kembali dengan klik tombol CLOSE trade. Saldo terpotong langsung dan kini kita memiliki aset. Saldo kita bertambah langsung dan aset itu sudah tidak kita miliki. Jadi lebih condong ke arah spekulasi Maisir, Haram. Salah satunya adalah dari Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M. A yang kurang setuju perihal batas waktu penyelesaian transaksi jual beli yg dibatasi maksimal 2 hari ini.

Seperti yang dikutip dalam blog Abumusa Albakasiy , beliau kurang setuju dengan penetapan MUI tentang batas waktu penyelesaian transaksi yang maksimal 2 hari tersebut dengan alasan kondisi yang tak terhindarkan karena merupakan transaksi internasional.

Menurut beliau, di era modern seperti saat ini, seharusnya transaksi bisa dilakukan dengan lebih cepat. Denagn memberi batasan penyelesaian 2 hari, itu sama halnya memberi peluang kepada para pemakan riba atau para speculator yang telah menjual dananya dengan skema spot untuk melangsungkan kejahatannya.

Demikian ulasan mengenai apakah Trading Forex sama dengan judi, bagaimana hukum trading forex apakah halal atau haram, termasuk juga bagaimana pandangan MUI terkait aktifitas jual beli Valas atau Trading Forex, juga sudah kita simak melalui FATWA yang dikeluarkannya. Mudah-mudahan kita bisa mengambil pelajaran dan manfaat dari ulasan di atas. Dan tetap, pada akhirnya semua keputusan kembali kepada kita sendiri. Mau lanjut menjalankan Trading Forex, memilah-milah jenis transaksinya, atau sama sekali berhenti.

After so much of discussions with those Imams, Prayers and active religious people we came to the following common agreement.

Forex is Halal if you are not gambling and have your end goals clearly distinguished. There is a thin line between trading and gambling, we all must admit it. But the good news is that you can avoid being a gambler. Since this subject is debatable please feel free to comment your thoughts below in the comments section. Amandeep Sonewane 11 September Amandeep Sonewane 12 September Kristina Frunze 14 September Amandeep Sonewane 10 September Price is what you pay — value is what you get!

Trading signals Technical analysis Fundamental analysis.

What Islam Says on Online Forex Trading

Normally, any high-risk trading is similar to gambling, so many Quran scholars consider Forex trading haram, just as gambling is considered haram. Moreover, normal stock trading is also questionable from the halal / haram perspective - it depends in what stocks you're investing and whether you're actually using stock trading to invest or speculate. I am traveling to Middle East and South –East Asia where the population is largely Muslim and before my trip all my trainees ask Forex is Halal or Haram? Dealing in currencies is permissible so long as the exchange takes place in the same sitting as the contract is made. It is permissible to sell euros for dollars so long as the exchange takes place in the same sitting as the contract is made.